Seperti yang kita ketahui bersama, mobil membutuhkan perawatan yang baik. Jika tidak dirawat dengan baik, mungkin ada potensi bahaya keselamatan. Secara umum, mobil baru tidak memerlukan perawatan yang berlebihan, namun mobil yang telah dikendarai selama dua atau tiga tahun atau ribuan kilometer perlu mengganti suku cadang secara berkala agar tidak mempengaruhi performa kendaraan.
Selain oli mesin biasa, part apa saja yang perlu diganti? Seberapa sering?
Yang pertama adalah elemen filter yang sering disebut filter udara, filter bensin, dan filter oli yang perlu sering diganti. Diantaranya, waktu penggantian filter udara 10.000 km, filter bensin 20.000 km, dan filter oli 5000 km. Elemen filter ini memainkan peran besar, tetapi juga mudah rusak, sehingga harus diganti tepat waktu.
Yang kedua adalah busi yang merupakan bagian mobil yang sangat penting dan mudah rusak. Jika tidak ada kebiasaan mengganti busi, maka kerugiannya sangat besar, tidak hanya menyebabkan sulitnya penyalaan mobil, tetapi juga mengakibatkan berkurangnya tenaga mobil dan mempercepat terbentuknya endapan karbon.
Selain itu, perlu diperhatikan bahwa waktu penggantian busi sangat erat kaitannya dengan materialnya. Kalau busi paduan nikel biasa bisa diganti setiap 20.000-30.000 kilometer. Jika businya platina, gantilah setiap 60.000 km. Jika busi iridium, gantilah setiap 80.000 kilometer.
Terakhir, terkait keselamatan bantalan rem. Seperti kita ketahui bersama, rem blong merupakan hal yang sangat buruk, dan bantalan rem merupakan salah satu bagian keselamatan terpenting dalam sistem pengereman mobil. Umumnya kampas rem mobil perlu diganti setiap 30.000-50.000 kilometer.
Selain itu, perlu diperhatikan bahwa bila lampu peringatan rem pada panel instrumen menyala, Anda harus segera mengganti bantalan rem; Apabila ketebalan bantalan rem kurang dari 3 mm, maka bantalan rem juga harus segera diganti. Penggantian bantalan rem tidak boleh ditunda karena akan mempengaruhi keselamatan berkendara.

English









